Advertisements
Advertisements

5 Cara Investasi Yang Benar Dan Menguntungkan Buat Pemula

Dibaca Normal : 10 Menit

Bagaimana cara investasi buat orang yg sahih-sahih umumdan pemula? Kali ini gw ingin berbagi pengalaman waktu awal-awal aku berinvestasi.5 Cara Investasi yg Harus Diketahui Setiap Pemula

Berbicara tentang investasi, poly orang awam yang berpikir investasi adalah solusi cepat kaya. Apakah benardemikian?

Menurut Anda, apakah investasi merupAplikasi jual foto akan solusi cepat kaya?

Yuk kita berdiskusi. Silakan tulis pendapat Anda dalam kolom komentar di bawah ini. Terima kasih!

Pada saat aku berusia 20 an (masa-masa mahasiswa) aku berpikir demikian: Investasi adalah solusi cepat kaya. Pada ketika itu saya masih percaya dengan yang namanya jalan pintas atau shortcut. Ternyata jalan pintas belum tentu jalan yg sahih.

Konflik yg sama, juga aku lihat dari orang-orang yang berkonsultasi pada Finansialku. Banyak orang yg berpikir investasi sebagai jalan pintas untuk kaya & melegalkan segala cara.

Saya berharap agar Anda tidak mengikuti cara investasi yang keliru. Saya ingin memberikan pengalaman lima cara investasi yang galat dan penyelesaiannya.

Semoga Anda tidak melakukan cara investasi yg salah(misalnya yang aku lakukan dulu).#1 Cara Investasi Teknik Judi & Spekulasi

Salah satu kesalahan yg fatal adalah investasi menggunakan teknik judi dan spekulasi. Apa maksudnya?

Apakah Anda pernah melakukan atau melihat orang yang:beli saham asal-asalan (& untungnya harga naik)?beli reksa dana asal beli tanpa terdapat pertimbangan?tidak memahami kenapa saham yang saya beli harganya turun terus?nir memahami apa yg wajibdilakukan waktu saham turun terus?merasa saya dipermainkan dengan investasi ini?

Apa karakteristik orang yg berinvestasi dengan teknik judi & spekulasi?

Orang tersebut nir tahu apa yang beliau lakukan, kenapa beliau melakukan dan apabila terjadi perkara orang tersebut tidak memahami apa yg salah .

Singkatnya: Orang tadi nir memiliki kendali (itulah judi).

Kita tidak mempunyai kendali dalam ketika berjudi (kecuali bermain curang). apabila Anda nir memiliki kendali atas investasi, maka Anda sedang berjudi (bukan berinvestasi).#dua Cara Investasi Ikut-ikutan

Apakah Anda pernah investasi dengan cara ikut-ikutan?Semua teman membeli batu akik, ikutan investasi batu akik.Berita-informasi pada internet lagi ngeributin Bitcoin, ikutan beli Bitcoin.Orang-orang pada lembaga saham lagi kegandrungan saham A, langsung ikutan beli.Iklan apartemen AAA lagi beredar di seluruh media & Anda pribadi ikut-ikutan bayar uang mukanya. Anda membayar uang muka buat sebuah gambar apartemen.Teman ikut investasi di forex A, forex B dan menerima keuntungan 10% per bulan. Lalu Anda ikut-ikutan invest. Dengan harapan bisa untung akbar (dan cepat).

Saya ingin pertegas produk investasinya nir salah , yg keliru merupakan cara investasi menggunakan ikut-ikutan.

Jika cara investasi Anda asal ikut-ikutan, maka Anda perlu berpikir ulang:Sampai kapan Anda akan ikut-ikutan?Orang atau nasehat yang diikuti galat?Investasinya adalah bodong atau penipuan (scam)?#3 Cara Investasi “Just Do It”

Tentunya Anda pernah mendengar kata just do it atau yg penting jalan dulu. Dalam cara investasi, kita tidak bisa melakukan hal misalnya itu.

Investor profesional selalu mengukur kemampuan dan risiko terbesar yg wajibdihadapi. Investor bukan penjudi, mereka menghitung berapa keuntungan yang didapat dan berapa kerugian terbesarnya.

Investor pemula itu ibarat orang yang mau belajar renang pertama.

Tentunya kita nir akan “NEKAT” masuk ke kolam yang dalam bukan?

Sebagai perenang pemula kita tentunya mengurangi kemungkinan tenggelam, misal masuk pada kolam yg dangkal.

Begitu pula menggunakan cara investasi, mulailah dengan hal-hal yg terukur.#4 Cara Investasi Instant

Saya sangat geli melihat orang-orang yang terpengaruhi tawaran misalnya ini:Bayar uang Rp5.000.000 per bulan, maka Anda akan menerima profit 3% per minggu.Bayar uang Rp5.000.000 per bulan, maka Anda akan menerima saran-saran investasi harian.Dijual perangkat lunak AAA seharga Rp10 juta yang dapat melakukan trading otomatis dan membangun kekayaan pada ketika singkat.

Coba bayangkan apabila Anda merupakan seseorang investor jago & mampu membuat laba dua% per minggu. Kenapa wajibmeminta uang berdasarkan orang lain? Kenapa tidak pinjam uang bank & kemudian dikelola saja?

Saya akan beri gambaran jika uang Rp25.000.000 diinvestasikan menggunakan return 3% setiap minggu. Hasilnya adalah:

Dalam ketika 1 tahun uang Rp25 juta bisa tumbuh menjadi Rp116 juta.

Artinya selama 1 tahun uang tersebut semakin tinggi 450%. Lalu kenapa orang tadi harus membagi keuntungan sebanyak itu kepada Anda?

Apakah Anda pernah berpikir hal yg demikian?#lima Cara Investasi Asal-asalan

Terakhir & yg paling penting: Apakah investasi Anda berkala atau spontanitas?

Salah satu pengajar investasi bernama Robert T. Kiyosaki pernah mengatakan bahwa investasi adalah sebuah planning bukan sebuah produk.

Seorang investor sejati tidak terikat pada kendaraan investasinya atau prosedur-mekanisme. Investor sejati mempunyai planning & majemuk pilihan mengenai kendaraan investasinya.

-Robert T. Kiyosaki

Sebagai gambaran, misal Anda ingin menyiapkan uang muka (DP) tempat tinggalseharga Rp200 juta. Rencananya rumah tersebut akan dibeli lima tahun yang akan tiba. Kira-kira apa saja yg wajibdilakukan?

apabila Anda memiliki rencana keuangan, maka Anda bisa mengetahui berapa jumlah yang wajibdiinvestasikan, berapa sasaran investasi dan lain sebagainya. Sebagai model:

Jika Anda ingin tahu lebih detail, silakan cek: lima tahun kerja bisa membeli rumah, asalkan Anda memahami strateginya. Silakan download Aplikasi Finansialku buat mulai merencanakan tujuan keuangan Anda:

Masih bingung? Tenang, Finansialku punya video apa saja investasi yg cocok untuk pemula.

courtesy Youtube FinansialkuBagaimana Cara Investasi yg Benar?

Ada satu solusi berdasarkan 5 konflik di atas yaitu:

“Miliki kendali, dapatkan pulang kendali Anda.”

Caranya sederhana, yaitu: tingkatkan pengetahuan dan pengalaman mengenai investasi tersebut.

Anda ingin investasi reksa dana, maka yg harus Anda lakukan buat memegang kendali adalah:Belajar investasi reksa dana melalui ebook, buku, seminar, webinar dan lain sebagainya. Sebelum investasi pada produk keuangan, investasi pada pengetahuan terlebih dahulu.Mulai berinvestasi menurut jumlah yg mini. Maksudnya mulailah dari jumlah uang yang masih dalam kendali Anda. Sejelek-jeleknya investasi ini gagal (rugi 100%), maka aku nir akan jatuh miskin.Belajar berdasarkan pengalaman: untung dan rugi. Cari memahami kenapa Anda untung dan cari memahami kenapa Anda rugi.

apabila Anda ingin investasi saham, silakan download gratis ebook Panduan Berinvestasi Saham buat Pemula. 

Seorang pengajar saham Dr. Alexander Elder (Trading for a Living, 1993) pernah berkata: pada awal investasi jangan penekanan pada untung cepat. Di awal investasi fokus pada cara investasi yg benar.

Kesimpulannya:  Sukses pada berinvestasi bukanlah hal yang mudah, cepat dan nir terdapat jalan pintas (short cut). Sukses dalam berinvestasi membutuhkan proses yg wajibdilalui dengan mempertinggi pengetahuan dan pengalaman. Kesuksesan berinvestasi membutuhkan waktu, pengabdian& pengorbanan (uang).

Saya berharap Anda sudah mendapatkan informasi & solusi cara investasi yg benar. Saya konfiden Anda tentunya memiliki Sahabat, Keluarga & Teman Kerja yang pula sedang ingin berinvestasi.

Share artikel ini, siapa memahami kebaikan Anda hari ini bisa menyelamatkan mereka.

Sumber gambar:Cara Investasi Untung – https://goo.gl/cpyWZCMan Thailand Investment – https://goo.gl/go6sNsFree Download Ebook Pentingnya Mengelola Keuangan Pribadi dan Bisnis

keyboard_arrow_leftPrevious

Nextkeyboard_arrow_right

Intip WA Melvin Mumpuni S.T., M.B.A., CFP, QWP adalah seorang perencana keuangan independen & technopreneur.

Memiliki background pendidikan S1 pada Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Katolik Parahyangan Bandung dan merogoh pendidikan pasca sarjana di Sekolah Bisnis & Management Institut Teknologi Bandung (MBA – ITB).

Memiliki pengalaman pada bidang personal finance, corporate finance,internet marketing & technopreneurship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *