Advertisements
Advertisements

Alasan untuk Meperbaiki Aspal dengan Sesegera mungkin

Block Cracking

Block Cracking yakni retak yang bersama tersambung yang memilah perkerasan sebagai separuh bagian persegi, blok Berukuran kira-kira 0,1 m2 – 9 m2. golongan yang besar diklasifikasi selaku retak memanjang serta melintang. golongan cracking biasanya berlangsung p memiliki bagian perkerasan yang langka dilewati terus jalur. pencetus yang bisa jadi: HMA shringkage dampak temperatur berulang, umunya diakibatkan tidak mampunya aspal Mengembang serta menyusut dampak cyles temperatur diakibatkan

(1) Aspal binder aging

(2) penyortiran aspal yang tidak bagus masa mix disain

rehabilitasi: terkait gawat tidaknya kebobrokan. keburukan yang sedikit (lapang kurang dari 1/2 inci) layak retak disealing buat menghindari masuk air serta tidak berlangsung ravelling pada bagian retak, retak gawat (lapang lebih dari 1/2 inci serta reveled pada bagian retak) rombak serta tukar dengan overlay jika bingung serahkan atau konsultasikan kepada kontraktor pengaspalan terpercaya untuk mengerjakan permasalahan tersebut.

Ketidakrataan serta Tersungkur (Corrugation and Shoving)

Corrugation and Shoving sesuatu perkegiatan luwes lazimnya berkerut ataupun terdorong melintang rataan perkerasan,kebobrokan lazimnya melintang arah terus jalur,yang lazim berlangsung dipersimpangan

kelihatannya pencetus :

(1) rata-rata didikarenakankan gerbakal terus lintas (bergelut serta behenti) dikombinasi dengan low stiffness HMA

(2) difaktorkan gabungan terkontaminasi

(3) rancangan gabungan yang salah

(4) penciptaan yang salah ataupun penguapan

(5) pemanfaatan aspal emulsi yang terhambat

(6) kandungan air yang lewat batas di subgrade.

rehabilitasi: kecacatan yang gawat mesti dicari sumber faktornya, strategi perombakan antara lain dengan

a) guna cacat yang terbatas hingga keluarkan yang rusak serta ditambal

b) cacat menjangkit menunjukkan kebobrokan biasa gabungan, hingga rombak serta perbagusi dengan overlay

Melendut (Depression)

Depression yakni teritori setempat perkerasan yang lebih sedikit dari elevasi yang sebetulnya, lendutan ini biasanya berlangsung sesudah hujan serta air masuk ke pinggir perkerasan.

permasalahan yang mencuat : roughness, lendutan yang diisi oleh air mampu mengakibatkan vehicle hydroplaning.

kelihatannya pencetus: settlement subgrade dampak pemadatan yang tidak layak, ataupun ada bagian subgrade yang Lemah.

rehabilitasi: mesti dicermati sumber kasus faktornya apakah dampak subgrade yang turun ataupun dikarenakan yang lain, teritori yang turun dirombak serta diubah dengan materail yang baik, terus tutup dengan .

Retak Memanjang (Longitudinal Cracking)

Longitudinal crack yakni retak yang paralel  as jalur ataupun arah penghamparan, lazimnya model fatigue cracking.

permasalahan yang mencuat: dapat kesurupan air, roughness, tengara akan berlangsung retak buaya serta kebobrokan tekstur.

pencetus yang mungkin:

a) penerapan sambungan yang tidak bagus ataupun salah lokasinya,sambungan adalah teritori perkerasan yang kurang padat, oleh sebab itu mesti dibikin diluar jejak cakra akibatnya berat berkurang,

b) Refekif retak dari susunan dibawahnya

c) Fatigue hot mix yang mampu bersinambung sebagai retak buaya

d) Top-down cracking.

rehabilitasi : strategi terkait tingkatan kerusakan, jika posisi ada dikota tangerang, gunakanlah jasa pengaspalan tangerang yang sudag berpengalaman dan terpercaya, karena untuk mengerjakan hal ini agak sulit jika dilakukan seorang diri

a) cacat mudah dengan lapang retak kurang dari 1/2 inci seal retak buat menjauhkan masuk air serta terbentuknya raveling pada bagian retak

b) cacat berat dengan lapang retak lebih dari 1/2 inci bongkar serta diperbaiki dengan overlay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *