Bagaimana Perawatan Kipas Angin yang Benar? | LINK DOWNLOAD

Bagaimana Perawatan Kipas Angin yang Benar?

Kipas agin merupakan alat yang kita gunakan untuk beragam keperluan. Namun kipas angin merupakan alat yang mudah mengalami kerusakan. Kerusakan yang bisa muncul pada kipas angin bermacam-macam, bisa muncul masalah pada putaran baling-balingnya, bisa pada tombolnya atau pada motherboard dan kabel.

Komonen kipas angin lebih sederhana dibandingkan dengan TV atau DVD, oleh sebab itu anda saya sarankan untuk mengetahui sedikit banyak tentang cara kerja kipas angin. Jika anda memiliki pengetahuan seputar cara kerja kipas angin, maka nantinya anda bisa mentetahui bagian mana yang mengalami kerusakan atau kelainan fungsi.

Untuk perawatan kipas angin bisa anda lakukan sebagai berikut:

1. Bongkar kipas angin anda

Pertama yang anda perlu lakukan adalah dengan membongkar bagian kipas angin. Tentu tidak perlu membongkar seluruh bagian kipas angin, yang harus anda lakukan adalah dengan membongkar bagian body case, baling baling dan penutup baling baling. Bagian inilah tempat dimana sering terjadi penumpukan debu, kotoran dan karat bisa terjadi. Pisahkanlah tiap-tiap baut dan mur kipas angin agar anda tidak lupa bagian bagiannya. Ingatlah kesalahan pemasangan mur dan baut bisa menyebabkan kerusakan dibelakang.

2. Bersihkan komponen yang ada

Setelah body case terbuka, maka anda dapat melihat komponen dalam kipas angin. Bersihkanlah kipas angin dari debu, kotoran dan jika ada karat segeralah hilangkan. Bersihkan dengan menggunakan kain yang lembut atau menggunakann tisu. Jangan mengguakan menggunakan air pada komponen kipas angin dan body dalam kipas angin karena dapat menimbulkan karat dan juga rentan mengalami kosleting listrik yang amat berbahaya. Untuk bagian body case, penutup kipas angin dan baling baling tidak masalah mencucinya dengan air sama seperti sewa kipas blower. Saat menutupnya kembali, pastikan komponen baling baling dan penutup baling baling sudah kering.

3. Lumasi

Berikanlah pelumas pada bagian yang saling bergesekan. Jika anda perhatikan, bagian yang bergesekan ini ada bekas minyak dari bawaan pabrik-nya dan bagian inilah yang anda harus beri pelumas, jangan sampai salah memberikan pelumas karena justru dapat berakibat buruk nantinya.