Salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil adalah munculnya rasa mual dan ingin muntah secara tiba-tiba atau yang umumnya disebut morning sickness. Keluhan ini kerap muncul di trimester pertama kehamilan. Biasanya, Anda memerlukan konsultasi dokter kandungan untuk mengatasi morning sickness yang mengganggu.

Meskipun bernama morning sickness, rasa mual dan ingin muntah tak hanya muncul di pagi hari. Keluhan ini juga bisa muncul di malam hari akibat perubahan hormon di masa kehamilan, terutama saat hamil muda. Tiap ibu hamil mengalami keluhan mual dan muntah dengan frekuensi yang berbeda. Ada yang mengalami morning sickness parah hingga membuat tubuh lemas, namun ada juga yang mengalami keluhan ringan atau bahkan tak merasakannya. Beberapa cara sederhana ini bisa Anda lakukan untuk meredakan mual dan muntah saat hamil:

Hirup Udara Segar

Ketika Anda merasakan mual di pagi hari, cobalah membuka jendela atau berjalan kaki di sekitar rumah untuk menghirup udara segar. Meningkatnya hormon estrogen saat hamil membuat indera penciuman semakin sensitif. Ketika Anda mencium aroma yang kurang disukai, maka rasa mual dan ingin muntah akan muncul.

Alternatif lainnya jika tak memungkinkan mendapat udara segar, cobalah menghirup wewangian beraroma segar. Seperti aroma lemon dan rosemary untuk mengurangi mual khususnya saat hamil muda.

Perbanyak Asupan Cairan

Ibu hamil membutuhkan asupan cairan lebih banyak. Hindari dehidrasi dengan minum banyak cairan saat hamil. Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sebanyak 10 hingga 12 gelas per hari. Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat mengurangi rasa mual dan ingin muntah.

Namun jika minum air putih malah memicu rasa mual, Anda bisa menggantinya dengan air kelapa atau campuran air hangat dan kurma atau madu serta tambahan sari lemon. Sebaiknya hindari atau batasi konsumsi kafein selama kehamilan agar kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.

Hindari Pemicu Mual

Sebisa mungkin hindari benda atau makanan dengan aroma yang memicu mual. Beberapa ibu hamil sensitif terhadap benda atau makanan tertentu. Perhatikan benda apa saja yang dapat membuat Anda mual dan jauhkan segera dari penglihatan agar rasa mual dan ingin muntah hilang.

Makan dalam Porsi Sedikit

Asam lambung yang meningkat saat hamil membuat nafsu makan berkurang. Tapi Anda tetap perlu memenuhi kebutuhan nutrisi harian demi kesehatan janin dalam kandungan. Cobalah makan dalam porsi sedikit tetapi sering. Sediakan juga cemilan kesukaan seperti biskuit atau buah agar perut tidak kosong dan memicu rasa mual.

Konsumsi Jahe

Mengkonsumsi jahe juga dapat membantu mengatasi rasa mual dan muntah saat hamil. Iris tipis jahe dan tambahkan air panas. Bisa juga dengan menambahkan irisan lemon atau sari lemon dan sedikit madu untuk menambah kesegaran serta meningkatkan daya tahan tubuh. Bila tak memungkinkan, selalu sediakan permen jahe dan konsumsilah saat rasa mual datang.

Alihkan Perhatian

Cara lainnya mengatasi rasa mual dan ingin muntah adalah dengan mengalihkan perhatian. Seperti mendengarkan musik yang Anda sukai untuk meredakan mual di pagi hari. Musik bisa membantu ibu hamil lebih tenang sehingga rasa mual dapat teralihkan. Olahraga ringan atau berkebun juga bisa menjadi cara lain mengalihkan perhatian dari rasa mual dan ingin muntah.

Istirahat Cukup

Istirahat yang cukup menjadi cara ampuh meredakan mual dan berbagai keluhan ibu hamil. Cobalah menarik napas dalam-dalam dan luangkan waktu untuk tidur. Hal ini didukung para ahli yang menyatakan bahwa tidur mejadi cara sederhana dan tepat untuk menghindari ibu hamil dari morning sickness.

Jika rasa mual dan ingin muntah masih terus berlanjut bahkan hingga memasuki trimester kedua kehamilan, segera konsultasi dokter kandungan untuk mendapatkan tambahan suplemen. Beberapa ibu hamil membutuhkan tambahan suplemen dan vitamin sesuai dengan resep dokter.