Advertisements
Advertisements

fasad rumah modern minimalis karya arsitek profesional

Pembangunan kota-kota di Indonesia yang berlangsung saat ini cukup pesat.  Tumbuhnya kawasan industri; perumahan; perdagangan; wisata dan budaya serta gedung-gedung yang mengisinya tentunya tidak lepas dari peran para arsitek sebagai penggagasnya.  Ada baiknya kita amati fenomena yang berkembang saat ini di masyarakat, plus minusnya perkembangan kota tersebut yang dituding paling bertanggungjawab adalah rekan-rekan arsitek. 

Secara umum, arsitektur kontemporer cenderung memilih garis-garis melengkung untuk desain fasad.  Menggabungkan garis lurus dengan garis melengkung, ada pula yang mendesain bangunannya dengan garis melengkung seluruhnya.  Tujuan akhir untuk membuat siapa pun yang melihat takjub dengan keindahan dan keunikannya.  Jika menggunakan garis lurus bukan berarti konsep kontemporer kehilangan jati dirinya, membuat tampilan keseluruhan bangunan terlihat lebih hidup dan visioner.

Jendela besar juga adalah salah satu hal menarik yang ditemui, bisa berupa bukaan lapang di beberapa tempat; jendela panorama; dinding kaca atau bahkan atap kaca skylight.  Tujuannya untuk mengekspos pemandangan luar yang spektakuler dari dalam, memanfaatkan cahaya matahari dengan maksimal sebagai penerangan natural yang hasilnya interior tampak menawan diterangi cahaya matahari.

Hal menarik lainnya dari arsitektur kontemporer adalah konsisten menggunakan atap datar atau sengaja dibuat asimetris. Hal ini ada kaitannya dengan penggunaan garis-garis melengkung pada fasad yang telah kita bahas di awal.  Garis melengkung pada fasad juga menghasilkan ruang-ruang yang tidak berbentuk kotak seluruhnya. Desain kreatif yang terbentuk otomatis ini menghasilkan keunikan tersendiri yang tidak dimiliki bangunan yang mengadopsi gerakan arsitektur lainnya.  Kebanyakan jasa desain tampak rumah membuat rancangan ruang dengan tema open space yang kekinian.

Warna pun biasanya berkisar pada nuansa natural dan tentunya putih, simpel namun tetap menawan.

Pada satu sisi, kondisi ini merupakan hal positif bagi para arsitek apabila rancangan yang dihasilkan dapat memenuhi keinginan masyarakat pengguna dan membawa kemaslahatan bagi banyak orang, sebaliknya malapetaka apabila rancangan yang dihasilkan membawa ketidaknyamanan bagi pengguna dan banyak orang di lingkungannya.  Membawa dampak moral yang terus akan mengikuti para arsitek penggagasnya selama bangunan atau obyek rancangannya masih berdiri.

Tentu saja, hal tersebut tidak terlalu mudah untuk dicapai. Banyak hal yang harus dilalui, komitmen serta keinginan kuat dalam diri harus ditanamkan supaya menjadi arsitek yang profesional.

desain tampak depan rumah