Bukannya untung, beberapa orang malah buntung saat melakukan investasi forex. Benar, kerugian adalah wajar dalam berbisnis terutama di bidang spekulatif seperti pasar keuangan. Akan tetapi, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memaksimalkan keuntungan atau setidaknya meminimalisasi kerugian.

Soal kerugian di bidang investasi forex, yang mungkin masih diingat banyak orang adalah curhatan dari Kevin Aprilio, putra dari komposer musik Addie MS. Kevin tersangkut hutang sebesar Rp 17 miliar akibat kegagalannya dalam aktivitas investasi mata uang asing atau foreign exchange (forex).

Meski begitu, ada manfaat yang bisa kita ambil dari cerita ini agar tidak jatuh di lubang yang sama. Sebab memahami seluk beluk setiap masalah yang terjadi dalam sebuah investasi sangatlah penting.

Lalu, apa saja alasan yang melatarbelakangi seseorang justru gagal dalam investasi forex?

Faktor Kegagalan dalam Investasi Forex

  1. Tidak Realistis

Tidak jarang para investor pemula melakukan kesalahan dalam melakukan perhitungan yang tidak realistis. Ini mungkin karena ekspektasi berlebih yang menganggap bahwa dalam bisnis investasi kita tidak boleh mengalami kerugian. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah tapi justru berisiko membawa kamu pada keputusan ambisius dan tidak realistis.

Pertama-tama kamu harus tahu, bahkan para pelaku forex terbaik di luar sana juga masih mengalami kerugian. Tapi, setidaknya setelah kamu mempelajarinya semuanya kamu akan bisa meminimalisasi kerugian jika itu harus. Dan kembali menggali keuntungan jika kesempatan itu tiba.

Yakinlah, diperlukan banyak waktu bahkan kerugian yang akan memberikan pelajaran bagi setiap investor untuk kemudian jadi lebih konsisten. Kamu hanya perlu meningkatkan kurva belajar dalam bidang investasi ini.

Risiko yang harus kamu ambil ketika melibatkan emosi dalam mengambil keputusan adalah sulit berpikir realistis. Pada dasarnya, prinsip investasi sama, mendapat keuntungan besar maka risiko yang dihadapi juga besar.  Jadi, lebih bijak sesuaikan target dengan sumber daya yang dimiliki.

  1. Abai Terhadap Pasar

Setelah memperoleh keterampilan investasi, kamu dapat menerapkannya dalam konteks yang tepat. Dalam kondisi ini, kamu juga perlu menyadari kalau pasar bergerak bahkan mendikte perubahan harga.

Investor yang seringkali abai melihat pasar, sering pula berakhir pada kegagalan. Misal, jika kamu berkeinginan untuk membeli EUR, bahkan saat harga berada di posisi terendah, kamu mungkin perlu sedikit waktu untuk jeda dan menilai kembali situasinya.

Carilah lebih jelas mengenai informasi yang melatarbelakangi naik turunnya harga mata uang waktu itu.

  1. Yang Terpenting Adalah Cuan

Semua orang takut melakukan kesalahan. Meski begitu, tidak semua kesalahan disebabkan analisis pasar yang tidak tepat. Banyak orang mengalami kesulitan mengakui mengakui kesalahan mereka, dan terus maju.

Biasanya ini juga disebabkan karena bias mata uang oleh pelaku investasi mata uang asing. Tidak sepenuhnya salah tapi terkadang mereka menjadi lumpuh ketika perdagangan tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Bahkan mereka tetap bersikeras dengan keputusannya dan menolak untuk keluar dari posisi mereka walau merugi.

Komitmen memang penting dalam banyak hal, tapi dalam investasi atau perdagangan kamu perlu ingat kalau tujuan investasi yang kamu lakukan cuma satu, yakni cuan. Agar untung secara konsisten, kamu perlu mencari cara untuk melakukan investasi yang baik dan menerima kenyataan bahwa kamu tidak dapat mengontrol semuanya.

  1. Catatan Proses Trading

Sebagaimana investasi lainnya, proses trading forex memang tidak selamanya untung. Oleh karenanya, penting agar kamu rajin mengevaluasi proses dan hasil trading.

Tanpa catatan proses, kamu tidak tahu apa yang akan kamu evaluasi dan juga tidak akan paham alasan merugi. Intinya, pengalaman adalah modal penting. Semakin sering praktik, semakin besar pula peluang kaum untuk memperoleh keuntungan. Tentu saja dengan rajin evaluasi!

  1. Sistem Yang Jelas

Buatlah sistem yang jelas untuk dirimu sendiri. Kamu perlu menguasai chart time frame, indikator, gaya trading, risk/reward ratio, atau juga open dan close posisi. Mereka yang gagal dalam investasi forex seringkali akibat ketidakmampuan mengatur sistemnya.

Mulailah Deposito Valas

Investasi tak selesai di satu bentuk saja, dalam aktivitas perdagangan forex kamu juga perlu berinvestasi di bidang lain yang lebih stabil dan menguntungkan. Tentu dengan tidak berangkat terlalu jauh dari investasi yang kamu geluti saat ini, semisal trading forex. Aktivitas ini semakin baik jika kamu juga mulai berinvestasi di deposito valas digibank by DBS.

Keuntungan yang dapat kamu peroleh, di antaranya:

– Deposito dalam 10 mata uang asing USD, SGD, AUD, EUR, GBP, CAD, CHF, HKD, JPY & NZD

– Penempatan mulai USD 100 dengan bunga kompetitif

– Tenor 1-12 bulan sesuai kebutuhanmu

– Akses 24/7 melalui Aplikasi digibank by DBS

Memiliki deposito valas berarti menjamin kondisi keuangan kamu lebih terlindungi dari fluktuasi nilai tukar rupiah. Dengan melakukan investasi forex dalam bentuk deposito, kamu tidak lagi perlu khawatir saat nilai tukar rupiah melemah, karena uang di deposito berupa valas dan berbunga.