pakai bahan rayon untuk tunik panjang maupun yang lebih pendek.

Sebetulnya, rayon itu gimana sih cara membedakannya bersama dengan katun atau poliester? berkenan tau cara pemeliharaannya agar tunikmu awet? review yaa tulisan ini.

Serat rayon asalnya adalah kulit pohon berjenis cemara, cara pembuatannya yang dikombinasikan bersama dengan bahan kimia, menjadikan rayon disebut sebagai bahan semi sintetis. Membedakannya bersama dengan bahan katun, katun bakal lebih mudah kusut, rayon tidak.

Jatuhnya bahan rayon lebih lembut dibanding keduanya. Keduanya memiliki daya serap keringat hampir serupa baiknya, namun katun senantiasa lebih tinggi.

Untuk tekstur bahannya, jika diraba, rayon lebih licin dari katun, jika style rayon “viscose” yang lebih tidak tebal melayang bersama dengan tekstur lebih kesat dari rayon biasa.

Viscose banyak digunakan untuk tunik-tunik berkesan feminin gara-gara drape-nya (jatuhnya bahan) yang flowing & ringan, bedanya bersama dengan chiffon poliester yang termasuk mudah see through, poliester lebih “panas” di kulit.

Untuk pemeliharaannya, kala dicuci, mampu bersama dengan mesin atau tangan, menjauhi dicuci mesin seiring bersama dengan bahan tebal dan bertekstur agar permukaan bahan rayon tidak mudah berbulu dan terlihat lebih pudar warnanya.

Dijemur baiknya dibalik dan tidak di bawah cahaya matahari segera agar warna lebih awet, dan kala disetrika, pakai setting temperatur di titik sedang.

Nah, sudah mampu ya membedakan rayon bersama dengan bahan lainnya? jangan ragu memilih pakaian berbahan rayon ya gara-gara pemeliharaannya tidak sulit.