Pulau Onrust Kepulauan Seribu jadi lokasi yang berada di sisi utara Jakarta dan memikat untuk ditelusuri. Terdapat banyak paket yang dijajakan, maka dari itu pengunjung bisa menjajaki beberapa pulau sekalian. Tidak semuanya pulau memiliki penghuni, beberapa salah satunya malahan jadi museum dan jadi saksi peristiwa, antara lainnya Pulau Onrust.

Onrust jadi salah satunya pulau yang penting kamu singgahi di saat menjelajahi Kepulauan Seribu. Karena pulau itu jadi saksi peristiwa masa penjajahan. Tidak hanya itu, ada museum dan jadi buah pikiran dalam penulisan novel sampai pengerjaan film.

Sebelumnya bertandang, alangkah lebih baik kamu kenal terlebih dulu pulau itu. Berikut di bawah ini beberapa realitas menarik Pulau Onrust. Yok, baca uraiannya!

– Bengkel reparasi kapal terunggul di jamannya

Pulau Onrust cuma selebar 7,5 hektar, tetapi punyai andil penting pada waktu penjajahan Belanda. Diberitakan Lajur Rempah Kemdikbud, kemajuan Pulau Onrust diawali di antara tahun 1644 dan 1772. Beberapa infrastruktur dibuat oleh VOC untuk menyuport perdagangan, diplomasi, dan penjajahan.

Di tahun 1656, dibuat benteng untuk menghambat gempuran Kesultanan Banten. 6 tahun lantas, dua bastion dibuat untuk memperkokoh benteng dalam hadapi serangan Prancis. Pulau ini semakin alami perkembangan serta mulai tampak gudang-gudang untuk mengekspor lada, timah, kopi, dan bahan makanan lain.

Lama-lama, pulau ini dikenali jadi bengkel reparasi terunggul di jamannya. Banyak kapal yang ada dari beberapa negara untuk dibetulkan, sebelumnya menambahkan perjalanan. Juga, peranannya dipertemukan dengan City of Water 7 di seri manga One Piece, lho.

– Sempat jadi tempat karantina pasien kusta

Pulau Onrust selalu repot meskipun pernah terserang oleh Inggris di tahun 1803 dan 1806. Pada era pemerintah Van Der Capellen, pulau itu dibuat kembali dan pemukiman Belanda semakin bertambah banyak. Tidak kembali jadi bengkel, tapi dermaga dengan pelabuhan batu bata.

Di tahun 1911, Pulau Onrust kembali dibuat untuk peran tidak serupa. Ini kali disihir jadi tempat karantina untuk pasien kusta. Banyak layanan partisan, seperti permukiman dokter, rumah lapangan, gudang, kantor, dan barak juga dibuat.

Keterkenalan Onrust tidak tahan lama, namanya mulai terabaikan mulai sejak tahun 1939. Sekarang tinggal sisa bangunan tua yang terhampar di semua penjuru pulau.

baca juga wisata murah pulau macan jakarta

– Museum Onrust, hanya satu bangunan yang berdiri utuh

Sama dengan peranannya pada era lalu, beberapa warisan Belanda dapat kamu temukan di Pulau Onrust. Diambil Indonesia Tourism, suatu rumah masih yang utuh sekarang jadi Museum Onrust. Museum itu jadi hanya satu bangunan yang tetap berdiri utuh.

Ada beberapa pusara tiada nama yang dapat kamu temukan di pulau ini. Kabarnya, Kartosoewirjo, pimpinan perlawanan DI/TII dikebumikan di situ.

Meskipun tidak memiliki penghuni, tetapi kebersihan pulau tetap terawat. Sama dengan ketetapan Gubernur Jakarta, sekarang jadi pulau historis yang dijaga.

– Kejadian hantu Maria Van de Velde yang menimbulkan inspirasi pengerjaan novel Sarcophagus Onrust

Kecuali jadi tamasya peristiwa, Pulau Onrust pula punyai mistik yang cukup ternama di golongan pelancong. Hantu noni Belanda bernawa Maria Van de Velde selalu menimbulkan perhatian. Juga, menimbulkan inspirasi Astryd Diana Savitri untuk menulis novel.

Novel kreasi Astryd D’Savitry itu bertopik Sarcophagus Onrust, diedarkan oleh Balai Pustaka. Menceritakan perihal hantu elok yang acapkali berkeliaran di Pulau Onrst. Hantu itu dimaksud Maria Van de Velde, mayatnya dipendam di situ.

Kejadian legenda mistik perihal penantian cintanya tercatat rapi dalam novel itu. Tidak itu saja, diberikan bumbu pelacakan harta karun VOC dan kebolehan supranatural gelap.

– Jadi tempat shooting film layar-lebar

Masih bersangkutan dengan novel Sarcophagus Onrust, sekarang dipilih jadi film layar-lebar. Film itu dibuat oleh PT Balai Pustaka (Persero) dan Adroit Indonesia. Sedang Astryd D’Savitry diplot jadi produser dan Irham Acho jadi sutradara.

Film bertopik mirip dengan novel ini diperankan oleh beberapa aktris kelas atas, seperti Donny Damara dan Mathias Muchus. Maria Van de Velde dimainkan oleh Christina Danilla, aktris asal Rumania. Sedang untuk latar tempat, pastilah tidak mengabaikan Pulau Onrust.

Diberitakan web sah Kementerian BUMN, film seram kejiwaan ini bercerita orang mahasiswi arkeologi yang terpaksa sekali mempelajari buku hasil doinya di Pulau Onrust. Buku catatan kuno itu punya kekasi Maria Van de Velde yang lenyap secara mistis. Tiada berencana, dia sudah membaca mantra dan menggugah arwah-arwah gelap Pulau Onrust.

Proses penanganan film itu sudah berjalan mulai sejak tahun 2019, mulai dengan casting sampai shooting. Infonya, film itu dapat tampil di Malaysia di 1 Juli waktu depan. Wah, membikin ingin tahu nih!

– Bagaimanakah caranya ketujuan Pulau Onrust?

Untuk kamu masih yang ingin tahu dengan Pulau Onrust, dapat menjelajahi langsung ke situ. Pelabuhan Marina, Ancol jadi salah satunya akses ketujuan ke situ. Kamu dapat menempuhnya gunakan speed boad lebih kurang 15-20 menit. Beanya di antara IDR 100 ribu hingga sampai IDR 300 ribu, jam operasional start pukul 07.00-16.00.

Lajur yang lain dapat kamu menempuh, yaitu dari Muara Kamal dan Muara Angke. Tapi, kalaupun kamu masih kuatir, dapat menunjuk paket tamasya Pulau Seribu komplet dengan pemandu. Kamu malahan dapat nikmati beberapa pulau sekalian.

Tersebut barusan ke-5 realitas Pulau Onrust di Kepulauan Seribu. Bukan sekedar jadi saksi peristiwa dan menaruh mistik, dan juga wajar untuk ditelusuri. Telah siap bertandang ke Pulau Onrust? baca juga  pulau macan kepulauan seribu Jakarta