Iklim yang terjadi di setiap belahan dunia berbeda-beda, namun adanya perubahan iklim sudah menjadi perdebatan sejak 1992 antara negara maju dan berkembang. Istilah climate change yang sering terdengar ini memberikan banyak sekali dampak buruk bagi keberlangsungan makhluk hidup. Contohnya saja ekosistem laut yang terganggu karena suhu air laut yang meningkat. Terumbu karang dan hewan laut banyak yang mati karenanya.

Perubahan iklim
Perubahan iklim

Dampak lain yang disebabkan oleh perubahan iklim global adalah kebakaran hutan. Suhu udara yang terus meningkat menyebabkan kekeringan dan kebakaran hutan bisa sewaktu-waktu terjadi. Apa yang menjadi penyebab perubahan iklim dan solusi apa yang bisa dilakukan manusia?

Penyebab Terjadinya Perubahan Iklim

Secara umum, penyebab perubahan iklim adalah karena terjadinya pemanasan global. Efek rumah kaca yaitu sebuah keadaan saat radiasi matahari terjebak di dalam atmosfer menciptakan suhu udara yang terus menerus meningkat. Semua aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan menyebabkan efek rumah kaca tersebut.

Apabila ditilik dari sejarahnya, negara maju pada saat revolusi industri abad ke-18 menjadi penyebab utamanya. Gas emisi yang dikeluarkan oleh pabrik-pabrik mencemari udara dan konsentrasi karbondioksida di atmosfer meningkat tajam. Inilah yang memicu perubahan iklim seperti yang bisa kita rasakan sekarang.

Beberapa penyebab lainnya yang juga aktivitas manusia dan masih terus berlangsung hingga saat ini seperti pembuangan dan pembakaran sampah, asap kendaraan bermotor. Limbah industri pun menjadi penyebab terbesar yang hingga saat ini belum dapat ditanggulangi.

Solusi yang Dilakukan untuk Mencegah Perubahan Iklim

Manusia sebagai penghuni bumi memiliki tanggung jawab besar untuk memelihara alam. Ketika alam sudah mulai rusak dan perubahan iklim terjadi terus menerus seperti saat ini harus ada sebuah tindakan atau gerakan. Ada beberapa solusi perubahan iklim yang bisa dilakukan bersama-sama dan penuh kesadaran.

Melakukan Penghijauan Kembali

Menanam tanaman dalam jumlah besar dan membuat hutan kembali hijau adalah salah satu langkah yang perlu dilakukan. Menjalankan program seperti satu rumah satu pohon atau menanam kembali pada hutan yang gundul. Contoh negara yang sukses menerapkan solusi ini adalah SIngapura. Ada begitu banyak lahan hijau vertikal yang diciptakan dan memberikan manfaat cukup besar untuk membantu menurunkan suhu udara.

Memanfaatkan Energi Terbarukan

Menggunakan produk ramah lingkungan atau energi terbarukan adalah solusi tepat untuk dilakukan di setiap rumah. Mengurangi penggunaan listrik dan hemat air, serta memanfaatkan panel surya bisa diterapkan untuk rumah dan juga apartemen.

Masyarakat di perkotaan perlu memiliki kesadaran penuh akan penggunaan energi terbarukan ini. Pabrik-pabrik pun sebaiknya juga menggunakan energi yang ramah lingkungan supaya tidak memproduksi gas buang berbahaya di udara.

Namun penggunaan energi terbarukan ini perlu diukur secara menyeluruh menggunakan metode Life Cycle Assessment lebih tepatnya life cycle analysis cradle to grave. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah memastikan energi yang digunakan tidak menimbulkan dampak lingkungan di tempat lain.

Mengurangi Menggunakan Kendaraan dengan Bahan Bakar Fosil

Mobil listrik adalah solusi yang paling besar untuk masa depan bumi akan masalah perubahan iklim. Uji emisi yang ketat telah diberlakukan di negara-negara maju untuk kendaraan pribadi yang masih menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil. Ada juga negara yang menerapkan alat transportasi umum yang bukan berbahan bakar fosil. Dengan begitu gas emisi yang dikeluarkan kendaraan akan berkurang.

Mengurangi Konsumsi Daging

Sektor peternakan menjadi penyebab utama emisi gas rumah kaca, apalagi ketika permintaan daging terus meningkat. Peternakan dapat mengeluarkan emisi yang lebih banyak dari pesawat, kapal hingga mobil. Sebagai penggantinya, sumber protein bisa didapat dari kacang-kacangan.

Memulai gerakan untuk menjaga bumi agar menjadi tempat tinggal yang lebih baik tidak perlu ditunda. Supaya semua dampak perubahan iklim bisa dihindari sampai anak cucu nanti.