Advertisements
Advertisements

Sistem PPh Untuk Wanita Kawin

Setiap orang yang telah memenuhi kewajiban perpajakan secara objektif dan subjektif wajib mendaftarkan dirinya untuk memiliki NPWP. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) merupakan identitas  seseorang yang digunakan untuk menjalankan hak dan kewajibannya sebagai Wajib Pajak. Pendaftaran NPWP ditahun ini sudah diarahkan secara daring, yaitu melalui laman Ereg. Untuk melakukan pendaftaran, pastikan Saudara telah memiliki akun EReg terlebih dahulu.

Ada beberapa pilihan yang bias dipilih oleh Wajib Pajak saat melakukan pendaftaran di Ereg, beberapa diantaranya adalah OP – MT, PH, Pusat. Secara umum, Suami-Istri yang tidak menjalankan kewajiban perpajakan secara terpisah, tidak melakukan perjanjian pisah harta dan tidak hidup berpisah, maka dianggap sebagai satu kesatuan ekonomis di perpajakan. Sehingga untuk Suami-Istri tersebut hanya memiliki satu NPWP. Karena NPWP Istri bergabung dengan NPWP Suami.

Untuk Wanita Kawin yang telah memiliki NPWP sebelum menikah, dan ingin menjalankan kewajiban perpajakannya gabung dengan suami, maka Wanita Kawin bias mengajukan permohonan penghapusan NPWP ke KPP Terdaftar. Setelah NPWP Wanita Kawin diproses hapus oleh KPP, Istri bias langsung menggunakan NPWP Suami tanpa harus mengajukan pendaftaran NPWP ulang.

Apabila Istri ingin mendapatkan kartu fisik NPWP atas namanya sendiri, Istri bisa mengajukan permohonan permintaan kembali kartu NPWP untuk cetak ulang kartu NPWP atas namanya, namun untuk nomor NPWP nya tetap akan sama dengan milik Suami.

Saat pelaporan SPT Tahunannya karena NPWP Suami-Istri gabung, maka Suami-Istri akan melakukan pelaporan atas penghasilan keduanya di satu SPT Tahunan Orang Pribadi. Suami dapat mengklaim besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) K/… karena status kawinnya. Namun karena Suami sudah mendapatkan PTKP “K”, maka PTKP yang bisa diklaim Istri adalah TK/0

Untuk pengisian penghasilan Istri dari satu pemberi kerjapun bias langsung diisi di kolom penghasilan yang bersifat final di SPT Tahunan, pastikan juga Saudara mengisi data lainnya, seperti data harta, utang, susunan anggota keluarga, dll. Karena pengisian SPT Tahunan yang tidak lengkap akan dianggap tidak dilaporkan. Jika pelaporan SPT Tahunan telah berhasil dilakukan, Saudara akan menerima Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) yang akan dikirimkan ke email terdaftar. Simpan BPE tersebut apabila dikemudian hari Saudara membutuhkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *