Advertisements
Advertisements

Tips Berjualan Preloved

Berjualan preloved dengan sosial media merupakan pilihan yang tepat. Sebab, penetrasi sosial media ke kehidupan masyarakat memang sangat masif. Kini hampir semua orang memiliki sosial media dan mengaksesnya setiap hari untuk berbagai keperluan, termasuk berbelanja.

Namun, jika dirasa belum terlalu menambah daya jual, ada beberapa tips menarik yang rangkum dari berbagai sumber : Pertama, berjualan secara online tak melulu harus dengan sosial media, tetapi bisa juga dengan memanfaatkan marketplace.

Terdapat beberapa marketplace besar yang memperbolehkan untuk jual preloved branded, bahkan ada marketplace khusus yang diciptakan untuk ekosistem jual beli preloved seperti Prelo, Jualo, Belanjabekas, Carousell, OLX, Bukalapak, dan Tokopedia.

Selanjutnya, deskripsi barang harus jelas. Misalnya dengan melampirkan beberapa foto dari berbagai sudut dan memberikan rating berapa persen nilai kelayakan barang.

Selain itu, sertakan juga kekurangan barang tersebut, misalnya jika ada noda dan lecet. Jujur merupakan kunci utama. Jika berjualan barang preloved pribadi ataupun mengambil dari teman, sertakan juga alasan kenapa dijual.

Penjual juga bisa mencantumkan barang preloved sudah dipakai berapa kali dan berbagai alasan lain. Kemudian, perhatikan kecepatan respon saat berinteraksi dengan pembeli.

Usahakan selalu membalas berbagai pertanyaan dari pelanggan dengan cepat. Sebab, jika terlambat sedikit saja, pembeli bisa saja sudah beralih ke toko lain yang memberi respon lebih cepat.

Terakhir, meski telah fokus di promosi online, tak ada salahnya untuk mulai memperhatikan promosi offline. Penjual bisa berpartisipasi di event seperti bazar untuk melihat potensi bisnis di sektor offline.