Advertisements
Advertisements

Tips Meningkatkan Iman Kepada Allah

Sahabat muslim, kata iman tidak pernah lepas dari ingatan atau kehidupan kita sehari-hari, bahkan dalam setiap pengajian atau ceramah seorang ustadz harus mengulang-ulang nasehat untuk meningkatkan iman dan menambah ketakwaan kepada Allah SWT.

Meski diulang-ulang, mengapa fakta yang ada di masyarakat muslim khususnya masih melalaikan ibadah kepada Yang Maha Kuasa? Apakah karena mereka lelah dipanggil terlalu sering atau karena mereka kurang memahami iman dan ketakwaan itu sendiri?

Iman merupakan landasan manusia agar amalannya diterima dan dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. Untuk itu perlu kita memahami secara tepat apa itu iman dan bagaimana cara meningkatakan iman tersebut.

Admin akan mengulas tips-tips meningkatkan iman yang telah saya rangkum dari blog Mengaji Islam sebagaimana berikut:

Pengertian Iman

Asal kata iman itu dari bahasa Arab (إيمان) dengan fi’ilnya “aamana” (أمن) – “yu`minu” (يؤمن) yang memumpunyai arti “percaya” atau “membenarkan”. Jadi makna orang yang beriman adalah “orang yang mempercayai/membenarkan”. Lantas siapa yang dipercayai? Sudah pasti adalah Allah SWT sebagai pemelihara dan Tuhan satu-satunya disembah.

Setelah mengakui bahwa satu-satunya Tuhan adalah Allah. Makai ia harus untuk percaya pada 6 hal penting yang disebut Rukun Iman untuk menyempurnakan imannya.

Sobat masih ingatkan kita tentang rukun iman yang enam diajarkan saat kita di sekolah atau di TPQ. Dimulai dengan iman kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-Nya, nabi dan rasul-Nya, pada hari kiamat/hari terakhir penghakiman dan iman pada takdir. Enam pilar harus ditanamkan di hati setiap Muslim.

Telah diriwayatkan dalam sebuah hadits panjang oleh Umar bin Khottob ra bahwa malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia datang dari Rasulullah (saw) dan mengajukan beberapa pertanyaan sampai dia bertanya kepada Nabi saw:

قَالَ : فَأَخْبِرْنِي عَنِ الإِيْمَانِ قَالَ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Jibril berkata lagi, “Beritahukan kepadaku tentang Iman.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Orang tadi berkata, “Engkau benar.” (HR. Muslim, no. 8)

Amalan iman tidak hanya lisan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan. Contoh iman kepada Tuhan, ya kita beribadah, taat dan tidak melanggar aturan-Nya. Ibnu Qudamah Al Maqdisi menjelaskan iman dalam kitab Lum’ah Al I’tiqad Al Hadi ila Sabil Ar Rasyad.

وَالْإِيمَانُ قَوْلٌ بِاللِّسَانِ, وَعَمَلٌ بِالْأَرْكَانِ وَعَقْدٌ بِالْجَنَانِ, يَزِيدُ بِالطَّاعَةِ, وَيَنْقُصُ بِالْعِصْيَانِ

“Iman adalah ucapan dengan lisan, amal dengan anggota badan, keyakinan (dan amal) hati. Ia dapat bertambah dengan sebab ketaatan, dan berkurang dengan sebab kemaksiatan.”

Tips Meningkatkan Iman Kepada Allah

Iman itu seperti benih yang ditanam di hati. Itu akan tumbuh pada waktunya dan menjadi pohon ketakwaan yang akan menghasilkan buah-buah perbuatan baik. Kita tahu bahwa menanam benih tidak semudah membalikkan tangan untuk mendapat hasil yang baik.

Dibutuhkan ketekunan, kesabaran dan ketulusan untuk merawat benih-benih tersebut. Cobalah. Kami melihat para petani siap menghadapi panas dan hujan, siap siang dan malam untuk melindungi tanaman mereka hingga panen.

Jika benih tidak dirawat dengan baik, hama dan penyakit lain akan mudah menyerang sehingga panen gagal dan petani merugi. Demikian juga iman, jika tidak dirawat dan dipelihara dengan baik, akan rusak dan berujung pada dosa yang berakhir dengan hukuman Tuhan di neraka.

Kita juga tahu bahwa iman kepada kita bisa bertambah atau berkurang. Ini ditandai dengan semangat kita dalam ibadah dan beramal sholehi. Meningkat ketika kita rajin beribadah kepada Allah SWT dan iman menurun ketika kita menjauh dan sering berbuat dosa.

Jadi perlu kita tahu bagaimana cara meningkatkan iman. Ada 4 cara yang telah Allah ajarkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah:

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُـقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنٰھُمْ يُنْفِقُوْنَ. وَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ ھُمْ يُوْقِنُوْنَ

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.

Meningkatkan Iman Dengan Menegakkan Shalat

Rasulullah pernah bersabda bahwa shalat adalah tiang agama: jika seorang muslim menunaikan shalat dengan benar, maka agamanya akan kokoh dan tidak akan mudah goyah dalam menghadapi cobaan atau bencana.

Dalam riwayat lain disebutkan pula bahwa shalat merupakan suatu perbuatan yang akan dihisab terlebih dahulu dan menjadi acuan bagi perbuatan-perbuatan lainnya. Jika perhitungan shalatnya baik, maka amalan lainnya juga baik. Allah sendiri memiliki status dalam firman-Nya.

“Sesungguhnya Shalat itu menahan dari berbuat keji dan mungkar. (QS. Al-Ankabut(29):45)”.

Meningkatkan Iman Dengan Bersedekah

Sedekah merupakan salah satu bentuk perbuatan baik yang memiliki keutamaan dan pahala yang besar, untuk meningkatkan keimanan dan juga untuk memperluas jalan rezeki.

Allah firmankan dalam suatu riwayat hadits dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: Allah berfirman “Wahai anak Adam as berinfaklah niscaya Aku akan berinfak (menambah iman & rezeki) kepadamu”. HR. Bukhari & Muslim.

Menigkatkan Iman Dengan Mentadaburi dan Mengamalkan Al-Qur’an

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.” QS. Al-Anfal:2

Al-Qur’an merupakan petunjuk jalan bagi manusia yang akan menuju kepada jalan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Siapa pun yang ingin mengamalkan kandungan Al-Qur’an, Allah akan menjadi ahli Al-Qur’an dan akan mendapatkan syafaat di akhirat.

Meningkatkan Iman Dengan Yakin dengan Akhirat

Kata yakin tidak jauh berbeda dengan keyakinan/iman, yang namanya keyakinan akan akhirat, jadi harus percaya pada segala sesuatu yang berkaitan dengan hari akhir. Mulai dari pahala/dosa, surga/neraka, kiamat, hari makhsyar dan juga perhitungan amal.

Jika ia meyakini bahwa akan ada pahala bagi setiap amalan manusia, maka ia akan selalu berhati-hati dalam melakukan sesuatu karena ada konsekuensinya, dengan itu ia akan terhindar dari dosa dan menjaga ibadah.

Kesimpulan

Beriman bukan hanya sekedar ucapan melainkan harus dibuktikan dengan amal perbuatan. Iman manusia itu bisa naik turun maka kita harus belajar cara-cara meningkatkan iman supaya iman selalu naik dan tidak gampang goyang.

Itulah 4 cara meningkatkan iman yang admin rangkum dari blog Mengaji Islam semoga bermanfaat dan membantu kita untuk menjaga iman.