Advertisements
Advertisements

Tips Perawatan Burung Perkutut, Jangan Lupa Simak Tipsnya Ya !

Sebelum lanjutkan artikel tentang Tips Perawatan Burung Perkutut, Jangan Lupa Simak Tipsnya Ya !, Sekedar kami info:

Jika anda ingin mendapatkan vitamin burung terbaik kunjungi website vitamin burung.

Perawatan perkutut sesungguhnya terbilang sangat ringan apabila dibanding dengan burung kicauan. Perihal ini disebabkan burung perkutut tak butuh ekstra fooding yang aneh-aneh seperti jangkrik, kroto serta yang lain.

Perawatan Harian Perkutut

Buat perawatan perkutut tiap hari yang sebaiknya jadi perhatian yaitu kecukupan makanan serta minum di tempat pakan perkutut.

Makanan perkutut

Umumnya terdiri dalam beberapa jenis sejumlah bijian seperti milet, jewawut, ketan hitam, godem, serta gabah. Apabila anda pengin memanfaatkan pakan sehingga itu lebih bagus sebab kebanyakan udah komplet didalamnya.

Pakan perkutut

Pendapat saya buat perawatan yang lebih maksimum, kasih pakan perkutut sebagai yang bermerk seperti longkung, madura koong, gold koin, larasati serta yang lain. Perihal ini disebabkan pakan bermerk kebanyakan udah diberikan paduan vitamin, madu, serta rempah-rempah buat melindungi situasi stamina perkutut. Buat pakan tambahan, kasih sotong (pakan perkutut memiliki warna putih seperti tulang) buat sumber kalsium.

Mandi

Memandikan perkutut tak butuh bak karamba seperti burung bicara. Memandikan perkutut tidak juga memanfaatkan handspray akan tetapi dapat juga asal dengan semprotan embun serta tak boleh mengenai kepalanya, Kebanyakan memandikan perkutut cukup hanya dengan menggenggamnya serta menyekanya dengan tangan yang basah atau dapat juga dengan memengangnya lalu di grujuk di bawah keran yang mengucur lambat.

Dalam meandikan perkutut mesti berhati-hati biar tidaklah sampai hidungnya bungkusukan air.
Jam yang sangat tepat buat mamandikan perkutut yaitu sore hari saat maghrib atau waktu malam hari. Mandikan perkutut anda 1 minggu sekali atau 2 hari sekali apabila burung perkutut anda begitu liar. Dengan kerap menggenggam serta memandikannya perkutut bakal cepat jinak serta mengetahui tuannya.

Perawatan Kesehatan Serta Stamina Perkutut

Penyakit

Penyakit yang kerap mengena perkutut yaitu cacingan. Tanda-tandanya cacingan kebanyakan bulu-bulu burung mengkorok serta kotorannya mencret. Tak boleh menganggapnya sepele penyakit ini, perkutut yang cacingan kebanyakan malas bunyi sebab tak sehat. Perkutut bakal cepat kurus tubuhnya serta kotorannya bakal berbau.

Buat perkutut yang udah lama di perlihara dalam rumah kebanyakan sangat sedikit terkena cacingan. Penyakit cacingan kebanyakan cuma berlangsung di burung perkutut masih anyar keluar peternakan perkutut. Di peternakan perkutut pada biasanya alas sangkar yaitu pasir, serta pasir yaitu sumber dari telor cacing.

Trik penyembuhan cacingan cukup hanya dengan memanfaatkan combantrin tablet ukuran 125 mg yang dipotong kecil sebesar biji kacang hijau (lumayan kecil sedikit), melakukan ini waktu malam hari biar burung tak stress serta lemas sebab impak obat. Seusai diberi obat cacing besoknya lekas membersihkan sangkar (basuh yang bersih). Melakukan ini lagi seminggu setelah itu buat meyakinkan perkutut anda bebas dari cacingan.

Buat penjagaan, semestinya kasih pakan sebagai yang bermerk sebab pakan bermerk kebanyakan diolah dalam pemrosesannya serta kasih air minum yang udah masak.

Stamina

Buat melindungi stamina, perkutut penting diberikan vitamin anak-anak seperti vitkom atau vitamin cair buat bayi di minumannya 1 – dua minggu sekali. Buat melindungi stabilitas bunyi, lolohkan kacang hijau yang udah direndam bersama air panas serta di diamkan megar (rendam seputar 6 jam). Lolohkan waktu malam hari seusai di mandikan.

Kerekan

Pada prinsipnya perkutut rumahan tak usah di kerek. Burung perkutut yang di kerek dalam perawatan sehari-harinya ialah untuk latih psikisnya saja biar pengin bunyi apabila diperlombakan. Yang lebih berarti yaitu penjemuran sebab perkutut yaitu burung yang mencintai panas. Di situasi cuaca yang dingin kebanyakan perkutut lumayan malas buat bunyi.

Air Sehat buat Perkutut

Air adalah kepentingan mendasar makhluk hidup, begitu juga buat kesehatan serta kesegaran satu ekor perkutut. Tentang air yang terhebat buat perkutut ada sejumlah vs yang dipercayai adalah air sehat yang terhebat buat perkutut.

Air Sumur

Penggemar perkutut yang memanfaatkan air sumur selaku air buat perkutut peliharaanya, punya hambatan terpenting tentang persoalan kebersihan airnya serta kandungan mineral atau zat spesifik yang ada di pada air sumur yang kemungkinan tidak benar buat badan satu ekor perkutut.

Air PAM

Air PAM apabila dikasihkan ke perkutut pun punya hambatan ialah kandungan chloride yang terdapat banyak pada air PAM tidak benar buat pencernaan perkutut.

Air Masak

Sejumlah besar penggemar perkutut memberinya air masak selaku minuman yang sangat baik buat perkututnya, sebab dikira dengan diolahnya air, jadi semuanya kuman penyakit bakal mati.

Menganggapnya ini tak salah, namun ada sejumlah kesangsian tentang “kemanjaan” dari si majikan ini bakal membikin ketahanan badan sang perkutut kurang kuat apabila kedepannya terminum air yang masih belum diolah, contohnya air hujan.

Air minum yang diminta :

Dari hambatan yang dijumpai apabila memberinya air selaku minuman buat perkutut, bisa kita simpulkan kalau air yang bagus dipakai yaitu :

  • Air masak jika terlebih airnya diambil dari sumur
  • Air PAM yang udah diendapkan awal mulanya waktu 1 minggu.
  • Diluar itu diminta juga buat menganti air sekalian bersihkan tempat minum tiap-tiap tiga hari atau sangat lama 1 minggu sekali.
  • Apabila pengin lebih bagus kembali, sehari-hari Sabtu pagi, air minum ditambah vitamin burung seperti Vitavit serta saat sore harinya air vitamin itu ditukar kembali bersama air minum biasa.

Memandikan Perkutut

1 minggu sekali burung perkutut mesti dimandikan bersama air bersih yang di gabung dengan remasan daunsirih serta bunga rampai. bunga rampai terdiri dalam paduan bunga kenanga, cempaka putih, cempaka kuning, melati, mawar merah, putih serta culan.culan yaitu bunga yang wewangiannya serupa bunga pinang atau kelapa. tempat memandikan yaitu baskom atau tempat yang lain cukuplah lebar.

Biar tak berontak pada saat dimandikan, ke-2  kaki perkutut diapit pada celah jemari telunjuk serta ibu jemari. setelah itu tubuh burung direndam pada air pemandian,sambilsayapnya ditingkatkan.bila semuanya badan udah basa, bulu-bulu kepalanya masih kering dibasahi air dengan tangan.

Burung yang tuntas mandi kembali diletakkan dalam sangkar yang untuk sesaat digantung di dalam tempat teduh dahulu. dia bakal mengemas-ngepakkan sayapnya, serta bulu-bulu bakal jadi kering sedikit-sedikit oleh tiupan angin.anyar seusai bulu-bulu lumayan kering, sangkar dipindahkan di tiang gantungan yang tak usah teduh kembali.

Bila akan masih amat muda sekali, penjemurannya tak boleh kelamaan cukup samapai bulu-bulunya kering benar.

Waktu memandikan yang sangat baik yaitu saat sore hari di antara waktu 14.30

Penyakit Perkutut

Perkutut yang dipiara selaku burung peliharaan dalam sangkar,jarang-jarang sakit. maka banyak muncul pikiran, kalau perkutut termasuk burung yang tahan penyakit.pikiran itu benar-benar tak betul. sebab sehatnya burung, sebatas yaitu perhatian dari pemilik kepada burungnya itu baik sekali, terpenting kepada perawatan kesehatannya.

Diluar itu perkutut yang dipiara dalam sarang tunggal sangat sedikit atau betul-betul tidak contact dengan burung lain dengan cara langsung,maka peluang terserang penyakit dari burung lain begitu kecil.penebaran penyakit melalui sentuhan tangan lantas begitu kecil peluangnya,sebab pemilik pun jarang-jarang menggenggam burungnya dengan cara langsung.pemilik yang sayang kepada burung peliharaannya, jelas akan tidak memberinya makanan serta minum secara asal-asalan, maka penebaran penyakit melalui minuman serta makanan lantas lumayan kecil peluangnya.

Burung yang sakit dapat memberikan kerugian pemiliknya, sebab dia tak ingin atau malas manggung.atau bila pengin manggung, suaranya beralih hancur serta tak jernih seperti kebanyakan.dapat juga burung itu jadi cacat sepanjang umur,serta bila penyakitnya kritis, dapat mati.burung yang sakit dapat ditemui dengan mencermati tampilan serta perbuatannya,dan situasi kotorannya.beberapa jenis penyakit perkutut yang lumayan banyak berlangsung salah satunya:

Stress

Perkutut yang dibawa ke arah tempat jauh, contohnya diantarkan selaku dagangan atau mengikut lomba di luar wilayah, dapat terserang depresi. depresi itu muncul,sebab dia sangat letih, makan minumnya terjadi tak teratur, serta menurun situasi tubuhnya.

Burung yang dipiara di rumah lantas dapat juga terserang stress, bila dia merasakan perbuatan atau situasi yang jelek. bila burung terkejut, serta ketakutan dengar nada berisik,merasakan cuaca tidak baik (terserang hujan serta angin kuat, menanggung derita sebab temperatur udara beralih pindah secara mendadak),dia dapat juga terserang stress. burung yang depresi situasinya kurang kuat, letoi,sedikit bergerak serta malas manggung.

Burung yang lagi merasakan pertukaran bulu-bulu, dapat juga terserang stress.ketika itu bulu-bulu tubuhnya lagi hancur serta banyak yang rontok, situasi tubuhnya kurang kuat, maka begitu riskanterhadap penyakit lain.

Burung depresi butuh perawatan yang bagus, terpenting kepada perawatan kesehatannya.biarkan dia istirahat di area yang tenang dengan aman, tak boleh terganggu.problem cuaca jelek dapat diselesaikan dengan menempatkan perkutut di ruang rumah yang hangat bila penting sangkarnya dikerudungi kain buat memperbanyak kehangatan.cermati kwalitas serta kebersihan makanan serta minumnya. obat anti depresi dapat di campurlah pada air minumnya biar situasi tubuhnya yang kurang kuat cepat sembuh jadi fresh.bila ketepatan sedang alami pertukaran bulu-bulu, perbuatan yang lebih bagus begitu dibutuhkan.

Burung sehat yang dibawa ke arah tempat jauh, biar tak depresi, semestinya diletakkan dalam sangkar tunggal yang terselimuti kain memiliki warna gelap, serta diangkut dengan memanfaatkan mobil spesial atau mobil personal. bisa pun dia dibawa dengan memakai sangkar kotak dibikin dari karton serta sangkar tata,yang spesial difungsikan buat menempatkan perkutut yang bakal dibawa ketempat jauh.

Bulu-bulu rontok

Dapat juga rontoknya bulu-bulu itu sebab salah pemeliharaan atau perawatan.contohnya terdapatnya problem penyakit kulit, sedang alami waktu pertukaran bulu-bulu, atau terkena penyakit kekurangan faktor spesifik dalam badannya.

Rontok bulu-bulu sebab penyakit, dapat disebabkan oleh kutu, tungau, jamur kulit, atau parasit yang lain menghancurkan bulu-bulu dn kulit. perkembangan bulu-bulunya itu bakal balik normal, bila biang penyakitnya dilawan terlebih dulu,dan rajin melindungi kebersihan sangkarnya. memandikan buung secara periodik dengan ramuan air bersih, daun sirih, serta kembang setaman, lalu menggantangnya dipanas matahari, dapat menghindari kerusakan bulu-bulu oleh penyakit luar itu. perbuatan itu dapat menolong proses pertukaran bulu-bulu,dan membikin bulu-bulu perkutut tumbuh lebih elok, serta gemerlap.

Cepat pelannya proses pertukaran bulu-bulu itu begitu terkait oleh bermacam perihal salah satunya situasi kesehatan burung terkait, kwalitas makanan serta trik perawatan yang dikasihkan.burung yang gendut tubuhnya, proses pertukaran bulu-bulunya kebanyakan makin lama ketimbang yang tubuhnya normal.pemberian makanan yang cukup jumlah serta baik kwalitasnya, begitu menolong perkembangan bulu-bulu yang rontok biar sembuh normal.

Pilek

Perkutut yang pilek kelihatan mengkorok (berdiri bulu-bulu tubuhnya), mata terpejam seperti mengantuk,hidung berlendir, kerap batuk-batuk serta menggeleng-gelengkan kepala, muka lebam kemerahan.penyakit itu muncul sebab cuaca yang tidak baik (musim pancaroba), keadan sangkar yang lembab serta kotor, serta perawatan yang jelek. burung yang pilek situasi tubuhnya cepat menurun,menggigil demam, serta gak dapat hinggap di tenggeran. biar cepat pulih serta penyakitnya tak menebar di burung yang lain sehat, pisah dia di tempat khusus yang bersih serta cukup hangat areanya. membersihkan muka serta hidungnya yang berlendir dengan boorwarter, serta obatilah dengan obat antistres serta antibiotik,contohnya Terafit capsul.

Cacingan

Penyakit cacingan kebanyakan menyerbu perkutut yang cukup muda atau akan yang baru-baru ini dibeli dari pasar. penyakit itu muncul sebab makanan serta minumannya terkontaminasi telur serta benih cacing.perkutut yang udah lama dipiara dalam sangkar tunggal jarang-jarang terserang cacingan. barangkali karenaperawatannya yang bagus, maka makanan serta minumannya teruji kebersihannya. kebanyakan perkutut dewasa lebih tahan kepada cacingan dibanding perkutut yang cukup muda.

Perkutut yang cacingan, encer serta berbau kotorannya. makin lama kurus, kurang kuat dn pucat tubuhnya bulu-bulunya lusuh serta sulit terbang. hasrat makannya menyusut serta malas manggung.

Penyakit itu dapat diobati dengan obat cacing dari toko. dapat digunakan contohnya combantrin yang 125 mg satu bijinya di bagi jadi 1/8 sisi.buat melindungi kesehatannya tiap-tiap 2-3 bln sekali perkutut penting diobat cacing.biar benih cacing anyar yang di badannya itu mati.

Mencret

Perkutut yang mencret cair kotorannya. bila berwarna kehijau-hijuan, kemungkinan besar dia terserang kolera. bila berwarna merah, kemungkinan besar terserang bab darah koksidiosis.bila berwarna putih, dia terserang bab kapur atau bab putih pullorum. dapat juga penyakitnya itu dikarenakan kedinginan, masuk angin, sebab kuman-kuman yang ada dalam aliran pencernaan bertambah pekerjaannya maka menyebabkan pembengkakan serta mencret.

Burung yang mencret kelihatan letoi, lusuh bulu-bulunya, terkulai sayapnya, basah serta kotor bulu-bulu lembut serta duburnya. tubuhnya cepat sekali kurus. bila ketepatan cuaca udara tidak baik serta situasi burung tidak baik penyakit dapat mengalami perkembangan kritis, maka kejang-kejang, lumpuh kemudian mati.

Bila penyakitnya belum sangat kritis, dia dapat diobati dengan beberapa obat sulfa. dapat digunakan contohnya diavit atau teravit capsul, obat anti mencret yang spesial digunakan buat perkutut serta burung bicara.

Penyakit mencret itu muncul sebab sanitasi lingkungan yang tidak baik, makanan serta minumannya terkontaminasi kuman penyakit, atau pengidap terserang oleh burung liar yang hinggap didugar buat turut minum serta makan.preventif , menjaga baik kebersihan sangkar serta lingkungannya. makan serta minumnya, dan usahain janagan hingga burung liar hadir dekati kandang atau sangkar perkutut.

Pilar serta Cacar burung

Pilar sesungguhnya yaitu penyakit cacar di burung, sebabnya virus Borreliota avium bila dia menyerbu aliran pernapasan serta rongga mulut, penyakitnya dikatakan pilar paruh atau diphteri bila menyerbu kulit muka, penyakitnya dikatakan pilar kulit atau cacar kulit. bila yang di serang kelopak mata, penyakitnya dikatakan pilar mata. bila yang serang kulit di sendi kaki, penyakitnya disebutkan pilar kaki.bila yang di serang darah, penyakitnya dikatakan septikemia.

Perkutut yang terserang diphteri, lubang hidung serta mulutnya keluar lendir encer seperti ingus burung kelihatan sesak napas,bersin-bersin serta menggeleng-gelengkan kepala seperti pengin keluarkan suatu yang menyumpal aliran pernapasannya. lendir yang jadi kering warna kuning kotor,baunya busuk, serta bila dibuat bersih gunakan air hangat dalam kulit sisi dalam rongga mulutnya bakal kelihatan sejumlah bekas cidera. burung yang mati kelihatan seperti tercekik, sebab aliran pernapasannya terhalang lendir.

Pilar kulit disinyalir dengan bintil-bintil kuning bernanah dalam kulit muka atau kulit yang lain tak banyak sekali bulu-bulu bintil-bintil yang pecah keluarkan cairan berbaur adrah, serta cidera berwujud keropeng-keropeng merah kehitaman. pilar mata disinyalir dengan mata sembab serta kelihatan merah berair bila lebamnya itu menjadi membesar serta pecah, mata burung dapat jadi buta. pilar kaki menyerbu sendi kaki , maka sendi kakinya lebam serta lumpuh kakinya. burung yang terserang septikemia, kebanyakan mati tiba-tiba.

Penyakit pilar tak ada obatnya. pengidap yang sukses pulih dapat menjadi anti serta akan tidak terkena kembali buat ke dua kalinya. infeksi sekunder oleh penyakit lain, terpenting di pilar kulit,dapat ditolong pengobatannya dangan memulasi cidera itu gunakan yodium tinctur.obat dioles-oleskan langsung di cidera.

Penyakit pilar ringan sekali tersebarkan serta menebar di burung lain melalui udara, makanan, minuman atau bisa saja dengan penghubung binatang lain serta manusia. biar perkutut masih sehat, di cegah burung liar( burung gereja, merpati, ayam )mendekati kandang serta sangkar perkutut serta rajin melindungi kebersihan sangkar atau kandang serta lingkungan seputarnya dengan bagus.

Info lainnya kunjungi distributor vitamin burung