Apakah Anda benar-benar tahu jika kafe atau kedai kopi tersebut ramai dikunjungi pelanggan? Ya, selain kopinya yang enak, bisa jadi kafe tersebut memiliki WiFi umum yang bisa diakses pengunjung secara gratis.

Faktor inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelanggan, terlebih jika WiFi memiliki kecepatan internet yang kencang tentunya para pengunjung akan serasa duduk di tempat tersebut.

Baca juga yuk cara cek nomor telkomsel lewat hp pada tautan tersebut.

Dengan bertambahnya internet sekarang ini, para pengguna gadget dan juga smartphone serta laptop memiliki ketertarikan untuk menggunakan WiFi. Salah satu alasan para pengguna gadget ingin menggunakan WiFi publik gratis, tentunya untuk menghemat paket data mereka sendiri.

Namun, bagi Anda yang ingin menghubungkan gadget Anda dengan koneksi WiFi publik, perlu berpikir dua kali. Ini karena WiFi publik umumnya tidak dienkripsi dengan benar, jadi mungkin ini keamanan data.

Chairman dan Founder Cyber ​​Security Forum Indonesia (CSF) Adri Sutingja dalam webinar bertajuk “Understanding Mobile Threat Landscape, Recent Trends dan Outlook 2021” yang digelar beberapa waktu lalu Telkomsel, mengatakan penting untuk memiliki pemahaman tentang publik tentang keamanan cyber.

Adri menilai masyarakat Indonesia kurang memahami tentang keamanan siber. Faktanya, ancaman cybercrime meluas ke berbagai sektor, mulai dari pemerintah, pelaku industri, hingga individu. Salah satu bentuk kejahatan dunia maya yang paling umum adalah pencurian data.

Menurut Adri, ada berbagai cara pelaku kejahatan siber dapat mengambil data orang lain, seperti melalui aplikasi tidak resmi. Selain menggunakan aplikasi, kejahatan dunia maya juga terjadi melalui koneksi WiFi publik.

Risiko Menggunakan WiFi Publik

Banyak orang yang tidak mengetahui resiko atau bahayanya saat menggunakan WiFi umum. Risiko pertama diserang oleh Man-in-the-Middle. Pada dasarnya Man-in-the-Middle adalah serangan dalam bentuk wiretap, dimana peretas membuat posisi di antara dua perangkat terkait.

Contoh paling sederhana adalah saat membuka situs. Hacker akan membuat penyadapan telepon ketika data dikirim dari titik A (gadget) ke titik B (server / website). Di tengah perjalanan para hacker akan melakukan intersepsi guna mendapatkan data korban. Lalu bagaimana cara peretas mendapatkan data korban?

Untuk mendapatkan data korban, peretas biasanya menggunakan metode phishing. Phishing sendiri adalah upaya penipuan untuk mendapatkan informasi pribadi atau data penting, termasuk nama lengkap, sandi, dan lainnya.

Salah satu contoh skenario adalah peretas akan mengirim email serupa yang dikirim oleh bank yang berisi tautan ke situs yang sama dengan situs bank dan meminta Anda untuk masuk.

Karena “situs” nya sama, Anda tidak akan ragu untuk memasukkan kredensial login Anda. Faktanya, yang sebenarnya Anda lakukan adalah menyerahkan kredensial Anda kepada seorang peretas. Selain phishing, ada juga metode Smishing yang memiliki tujuan yang sama yaitu melakukan scam untuk mendapatkan informasi atau data.

Sederhananya, penipuan biasanya dilakukan dengan menggunakan pesan SMS. Hacker yang sudah mengetahui nomor ponsel korban biasanya mengirimkan pesan SMS atas nama pihak lain dengan memasukkan link yang jika diklik akan mengarahkan korban ke situs pelaku.

Jika dibandingkan dengan menggunakan email, SMS biasanya lebih mudah meyakinkan korban, apalagi jika korban “mengenal” pengirimnya.

Selain phishing dan smishing, menggunakan WiFi publik juga rentan terhadap malware. Tujuan peretas merayapi perangkat lunak perusak adalah untuk mencuri data. Namun selain itu, malware juga dapat merusak sistem operasi perangkat gadget. Bahkan, bukan tidak mungkin semua data di gadget Anda akan hilang akibat malware.

Cara Menghindari Risiko Kebobolan

Meski berisiko, bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan WiFi publik. Anda masih dapat menggunakan WiFi publik jika Anda mengikuti beberapa protokol keamanan. Tip pertama adalah jangan terhubung dengan mudah ke perangkat Anda dengan WiFi.

Waspadai WiFi yang ingin Anda sambungkan, jika ada lebih dari satu WiFi dengan nama yang sama dan WiFi tidak menggunakan password atau login, sebaiknya batalkan maksudnya.

Saat Anda terhubung ke WiFi publik, usahakan untuk tidak mengakses informasi sensitif, seperti perbankan terbuka, akses kartu kredit, hingga situs perdagangan online yang menyimpan data pribadi sensitif.

Pastikan situs web yang Anda kunjungi dienkripsi dengan SSL (Secure Socket Layer). Caranya dengan mencentang logo tombol di sebelah kiri alamat web yang menunjukkan bahwa situs web tersebut telah diverifikasi oleh penerbit SSL tepercaya.

Langkah selanjutnya yang Anda ambil adalah menggunakan VPN (jaringan pribadi virtual) saat menghubungkan ke WiFi publik. Mungkin beberapa dari Anda baru tahu VPN digunakan untuk memuat situs yang diblokir.

Selain itu, VPN melindungi Anda dari para peretas yang ingin mencuri data Anda. Fungsi VPN adalah untuk menyamarkan identitas pengguna dan mengenkripsi situs yang berisi data penting. Ada banyak opsi perangkat lunak VPN yang dapat Anda gunakan, tetapi pastikan VPN tersebut aman untuk digunakan.

Anda juga dapat mematikan fitur berbagi file nirkabel pada perangkat Anda. Menonaktifkan fitur ini juga akan menutup pintu bagi peretas. Cara menonaktifkan fitur ini adalah masuk ke menu Network and Share untuk Windows dan System Preferences untuk Mac.

Sekarang, setelah Anda selesai menggunakan WiFi publik, jangan lupa untuk mengklik opsi “lupakan jaringan” atau “lupakan jaringan”. Hal ini dimaksudkan agar Anda terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti Anda kembali ke tempat tersebut dan terhubung ke WiFi secara otomatis.

Artikel ini ditujukan untuk bangjoehan.com yang bisa Anda baca-baca juga disana.